Aku menyukai hujan, karena bagiku mereka unik. Keunikannya itu yang menjadikan mereka begitu indah. Turunya mereka yang tak serempak mendetingkan alunan-alunan irama tanpa kata. Bagaikan sebuah nada tanpa syair tapi bermelodi. Itulah yang menjadikan mereka lebih bisa mewakili perasaan seseorang. Entah sejak kapan aku mulai menyukainya, tapi yang pasti bagiku hujan itu adalah salah satu anugrah yang indah dari sekian anugrah yang Tuhan beri untukku. Sama halnya dengan mengenalmu dan menjadi bagian dalam hidupmu walau hanya sesaat.
Kau datang bagaikan hujan yang membawa semua kenangan itu, dan aku hanya bisa terdiam hingga waktu menghapus aku. Mengigat semua itu seketika moment indah dan moment buruk berbaur menjadi satu. Kadang tertawa geli melihat tingkah konyolmu tapi seketika hatiku merasa sakit mengigat apa yang telah kau perbuat. Sebongkah kepercayaan kau balas dengan satu penghianatan!
Oh... Tuhan betapa tersayatnya hati.

