Tuhan... maafkan aku, aku sudah tak bisa menahannya lagi. Setetes demi setetes telah aku keluarkan. Aku tau semua ini adalah proses untuk aku menjadi dewasa. Tapi, mengapa rasanya seperti ini?
Aku tak bisa memahami perasaanku sendiri.
Yang aku tau, aku harus melepaskannya dan semua harapanku sebelum semuanya terlambat. Aku harus melepaskannya karena ada seseorang yang jauh lebih membutuhkannya dan jauh lebih baik dibandingkan aku. Aku tak ingin menjadi seseorang yang dibenci karena melukai hati seseorang karena keegoisanku. Apakah itu salah ya Tuhan?

