Minggu, 22 Juli 2012

God, I'm Sorry

Tuhan... maafkan aku, aku sudah tak bisa menahannya lagi. Setetes demi setetes telah aku keluarkan. Aku tau semua ini adalah proses untuk aku menjadi dewasa. Tapi, mengapa rasanya seperti ini?
Aku tak bisa memahami perasaanku sendiri.

Yang aku tau, aku harus melepaskannya dan semua harapanku sebelum semuanya terlambat. Aku harus melepaskannya karena ada seseorang yang jauh lebih membutuhkannya dan jauh lebih baik dibandingkan aku. Aku tak ingin menjadi seseorang yang dibenci karena melukai hati seseorang karena keegoisanku. Apakah itu salah ya Tuhan?
Tuhan... aku yakin ketika aku menangis, ketika aku merasa sakit seperti ini, ketika aku tak kuat lagi, ketika doa pun seakan tak terjawab, seakan aku sendirian, aku tau Engkau menggendongku saat ini. Buatlah aku menjadi seorang wanita yang tegar, yakinkan aku bahawa rencanamu akan berakhir dengan kebaikan. Cukuplah aku mencintainya dalam hati, menyalurkan lewat doa-doa dalam sujudku. Ku mohon jagalah dia,  dan berikan dia kebahagiaan.

Dan satu lagi ya Tuhan... tolong sampaikan kepadanya rasa terimakasihku  karena dia telah mengajariku banyak hal, dan membuatku merasakan betapa indahnya jatuh cinta!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar